Bagi anda yang akan menjadikan mikrotik sebagai bandwith management mungkin merasa sedikit bimbang, karna mikrotik menyediakan dua buah fitur limiter bandwith di dalamnya, yaitu Simple Queue dan Queue Tree. Mikrotik yang memang mempunyai keunggulan sebagai bandwith management ini tentu telah merancang keduanya dengan baik sehingga kita tidak kecolongan oleh user yang rakus bandwith atau saya menyebutnya dengan Pardon ( Partai Download), karna berapa bandwith maximal yang kita setting ke user maka memang hanya itulah bandwith yang mereka dapatkan so bandwith yang ada dapat kita bagi dengan dengan adil ke semua user, hanya saja memang keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Simple Queue sesuai dengan namanya juga cukup simple dalam meng-configurasinya, namun di Simple Queue kita tidak bisa meng alokasikan bandwith kusus buat icmp sehingga apabila pemakaian bandwith di client sudah full ping time nya akan naik dan bahkan rto ( request time out), Berbeda halnya dengan di Que tree, untuk men-seting nya kita membutuhkan sedikit konsentrasi karna lumayan rumit bagi pemula atau kita yang baru belajar mikrotik, Namun di Que tree kita bisa meng alokasikan bandwit icmp , sehingga walaupun bandwith di client full ping time nya pun masih stabil, Saya akan memberikan contoh konfigurasi Simple queues dan Que tree mudah mudahan bisa menjadi referensi untuk anda yang akan menggunakan limiter bandwith with mikrotik.
Read More…
Bandwith Manajemen Queue Tree Vs Simple Queue di Mikrotik
Posted in Mikrotik
Permasalahan instal ulang OS pada laptop
Pernahkah anda mengalamai masalah dengan laptop atau komputer anda ? Pernah atau belom kah anda mengalaminya namun rasanya sangat perlu untuk membaca pengalaman trouble shooting notebook ini, karna mungkin suatu saat masalah ini juga akan menimpa laptop ataupun komputer anda.., Seorang temen saya mempunyai pengalaman pahit gara-gara ulah laptopnya yang ga’ mau detec hardisknya, laptaop itu ber merek Dell dan tidak mempunyai cdrom, cd-Rw apalagi dvd sebagai media pembaca cd yang biasanya digunakamn untuk install ulang sitem operasi, sehingga untuk menginstall ulangnya harus menggunkan conektor IDE hardisk untuk bisa di coneckin ke Pc, Read More…
Posted in Hadware
Memberi IP Alias di Freebsd
Untuk memberikan IP alias pada sebuah Ethernet card (dalam contoh digunakan interface rl0), perhatikan contoh berikut :
[nanang@oprex] # ifconfig rl0
rl0: flags=8843 mtu 1500
inet 192.168.10.1 netmask 0xfffffff0 broadcast 192.168.10.15
inet6 fe80::210:a7ff:fe01:f49a%rl0 prefixlen 64 scopeid 0×1
ether 00:10:a7:01:f4:9a
media: Ethernet autoselect (100baseTX )
status: active
Dapat dilihat bahwa Ethernet tersebut (rl0) memiliki IP 192.168.10.1, kita akan coba memberikan IP lain (192.168.10.10) pada rl0 :
[nanang@oprex] # ifconfig rl0 inet 192.168.10.10 netmask 255.255.255.0 alias
##Kemudian Coba Kita Lihat## Read More…
Posted in Free Bsd
Langkah Instal Proxy sebagai cache log
Download source squid steable yang terbaru di www.squid-cache.org
Jika anda setuju Simpan file anda di direktori /usr/local/src, dan jika tidak itu berarti terserah anda,
Mari kita mulai ekstrak dan kompile squid
[nanang@oprex src]# tar xvfz squid-2.5.STABLE14.tar.gz
[nanang@oprex src]# cd squid-2.5.STABLE14
[nanang@oprex squid-2.5.STABLE14]# ./configure –enable-delay-pools –enable-ipf-transparent –enable-storeio=diskd,ufs –enable-storeio=diskd,ufs –disable-ident-lookups –enable-snmp –enable-removal-policies
[nanang@oprex squid-2.5.STABLE14]# make all
[nanang@oprex squid-2.5.STABLE14]# make install
add group dan user untuk squid
[nanang@oprex squid-2.5.STABLE14]# groupadd squid
[nanang@oprex squid-2.5.STABLE14]# useradd squid -g squid -d /dev/null -s /nonexistent
Read More…
Posted in Linux

